2 Jenis Cartridge Pod Vape

Ada 2 Jenis Cartridge Liquid untuk Podstick. Bagi yang ingin mencoba vaping, pastikan mencoba pod vape terlebih dahulu. Sebab pod vape memang dirancang lebih simple dan mudah digunakan, salah satu brandnya adalah kardinal stick cocok untuk pemula. Pastikan juga tahu jenis cartridge pod yang biasa digunakan, supaya bisa menggunakannya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Menghisap rokok elektrik atau kerap disebut vape saat ini menjadi tren di kalangan masyarakat luas. (Thinkstock) Sebagian besar orang menganggap vape lebih baik dari pada rokok karena tak mengandung nikotin, sehingga memiliki risiko kesehatan yang lebih minim. Benarkah demikian? Simak penjelasan seputar rokok elektrik berikut ini. Vape tidak bebas nikotin. Sejatinya, vape memang bukan menghasilkan asap, melainkan uap air. Cairan vape (e-liquid) dipanaskan oleh elemen pemanas dalam vape kemudian menghasilkan uap air yang Anda hisap. Meski tidak menghasilkan asap, bukan berarti vape tak mengandung nikotin.

Sebelum membahas mengenai cartridge yang digunakan untuk pod, ketahui dulu alasan kenapa pod vape sangat populer. Yang membuatnya terkenal dan banyak digemari adalah karena mudah untuk digunakan, lebih ringkas dan sangat portabel. Pada dasarnya sistemnya sama dengan yang non pod atau mod. Di dalamnya terdapat atomizer yang memiliki tugas untuk memanaskan cairan, sehingga bisa menghasilkan uap layaknya vape system yang lain.

Cartridge Refill Atau Isi Ulang

Dengan memilih cartridge jenis refill ini, maka kita memiliki kebebasan untuk memilih apapun liquidnya. Apalagi jika kita senang mengeksplorasi rasa, hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri, bukan? Biasanya dikenal juga sebagai open-system vape, jadi perangkatnya selalu dilengkapi dengan pod yang masih kosong, sehingga harus diisi secara manual terlebih dahulu sebelum dipakai.

Cartridge Non Refill Atau Non Isi Ulang

Juga biasa disebut sebagai closed-system vape. Jadi saat kita membelinya, cartridge berisi liquid tertentu dari pabrikannya, hanya beberapa merek yang menjual cartridge non refill ini. Bagi yang tak mau repot, cartridge non refill ini sangat menguntungkan. Sebab tak perlu menuangkan liquid ke dalam pod yang memang sangat kecil ukurannya itu, kita juga tak perlu bingung memilih liquid apa yang akan kita pakai. salah satu Brand yang menggunakan sistem non refil adalah kardinal stick yang mempunyai bentuk yang simple dan lebih minimalis.

Biasanya kadar nikotin dalam cairan rokok elektrik tertera dalam satuan mg/ml atau miligram per milimeter. Misalnya, dalam satu kemasan cairan rokok elektrik tertera keterangan nikotin sebesar 12 mg, artinya dalam produk tersebut mengandung 12 mg nikotin di setiap mililiter cairan. Jadi, jika cairan rokok elektrik berjumlah 30 ml, maka kandungan nikotinnya adalah 360 mg (30 x 12).Ada juga yang memberi keterangan kadar nikotin dalam persen (%). Ini sebenarnya sama saja dengan yang memberi keterangan dalam miligram (mg). Misalnya, jika dalam kemasan tertera kadar nikotin sebesar 2,4%, itu sama saja dengan kadar nikotin 24 gram. Hanya saja cara membacanya adalah setiap tetes cairan rokok elektrik mengandung 2,4% nikotin. Sekarang Anda sudah tahu bagaimana cara membacanya. Jadi, jangan salah mengartikan kadar nikotin dalam satu botol cairan rokok elektrik.

Itulah dia dua jenis cartridge pod yang biasa kita temukan di pasaran. Kita bisa memilih cartridge yang bisa diisi ulang, atau yang hanya sekali pakai. Sesuaikan dengan kebutuhan saja, ya!

Intip yuk harga liquid podstick

Menu